Cikarang. Tgl 1/2/19 Bradjamusti news

Persoalan sampah di kabupaten bekasi hingga sekarang masih menjadi pekerjaan rumah PR yang belum terselesai kan, dan perlu ada nya sarjana yang mampu mengelola sampah secara baik dan menghasil kan nilai ekonomis,
Yaah lagi-lagi pasar adalah penghasil sampah yang cukup tinggi setiap hari nya ,walau pun setiap hari nya di anggkut menggunakan mobilisasi khusus yang di sedia kan oleh pemda bekasi melalui dinas tetkait ke tempat yang sudah di tentu kan oleh pemda,
Jalan yos sudarso cikarang utara tepat nya di pertigaan pasar permai,Seperti nya sudah tidak asing lagi di lihat oleh khalayak umum , pasal nya seperti yang terlihat pada foto/ gambar di atas.tumpukan sampah yang berserakan hingga ke badan jalan ,
Tentu nya hal ini sangat bertentangan dengan peraturan yang ada, serta menggangu kenyamanan pengguna lalu lintas. Di tambah musim penghujan hingga menimbul kan aroma tak sedap.
Salah seorang pedagang di pasar permai kepada awak media Bradjamusti news yang tergabung dalam ikatan wartawan onlaen IWO indonesia menuturkan ” sampah pedagang mah bang setiap hari numpuk terus walaupun setiap hari nya di anggkut, kadang gak di angkut.yang nama nya pasar gimana atuh , kita juga pedagang di punggut bayaran pake karcis setiap hari tutur nya kepada awak media,
Hendra S AP , kepala UPTD pasar cikarang selasa 6/2/19 ketika di hubunggi melalui via selular terkait tumpukan sampah yang berada di pertigaan pasar permai persis nya di jalan yos sudarso menjelaskan ”
Itu mah bukan areal pasar bang jadi itu mah bukan kewenangan saya.itu yang mengelola Roni jelas hendra,
Hingga berita ini di turun kan Roni yang di sebut hendra selaku pengelola pasar permai belum bisa di hubungi.( Sas)